irvanmumtaza

Archive for Agustus, 2010|Monthly archive page

Sistem Kredit Semester (SKS) Jenjang SMP – SMA

In 1 on 28 Agustus 2010 at 13:04

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh memastikan tidak akan menerapkan Sistem Kredit Semester (SKS) di jenjang SMP dan SMA. Mendiknas  menilai, SKS belum pada waktunya diterapkan di SMP dan SMA karena kesiapannya  harus dikaji dan dipertimbangkan terlebih dulu.

”Jika diterapkan di jenjang SMP atau SMA kan ada Ujian Nasional (UN). Ini berarti harus mengubah sistem UN yang setahun bisa dua atau tiga kali, jadi kecil kemungkinan diterapkan sekarang,” ujar Mendiknas, Jumat (27/8).

Sistem SKS ini, kata Mendiknas, selain harus mempersiapkan fasilitas kelas, juga kesiapan guru yang akan mengajarnya. “Kalau orang mengambil sistem SKS, prinsipnya setiap pelajaran harus bisa dipindah ke setiap semester lainnya. Kalau dipindah, apakah gurunya ada, dan ruang kelasnya juga ada? Karena kalau mata pelajarannya dipindah harus siap dengan ruang dan guru yang mengajarnya,” jelasnya.

Namun Mendiknas mengakui, memang ada pemikiran atau kajian tentang sistem SKS ini. ”Akan tetapi, apakah itu langsung bisa diterapkan. Saya kira tidak,” tegasnya.

Besar kemungkinan karena tidak prioritas dan tidak cukup, kata Mendiknas, maka kajiannya tak cukup hanya dua atau tiga tahun. Persoalan yang lain seperti pemerataan disparitas pendidikan. “Lalu soal rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) dan soal SBI. Itu juga masih jadi masalah. Sekarang ada usulan baru lagi. Jelas, itu, kan menambah masalah,” cetusnya.

Paling tidak, kata Mendiknas, sistem SKS tersebut harus memasukan sisi karakter. Juga memasukan soal inovasi dan kreativitas. ”Karena itu, sistem SKS tidak bisa dalam waktu dua atau tiga tahun ke depan,” tandasnya.

KELAINAN DAN GANGGUAN PADA SISTEM PENCERNAAN

In 1 on 25 Agustus 2010 at 10:29

Mari belajar ilmu Biologi

Beberapa macam kelainan dan gangguan pada sistem pencernaan manusia, antara lain adalah sebagai berikut :

1. Gastritis, adalah suatu radang yang akut atau kronis pada lapisan mukosa dinding lambung. Radang yang akut dapat disebabkan oleh makanan yang kotor, dan radang yang kronis disebabkan oleh kelebihan asam dalam lambung.

2. Radang hati yang menular (Hepatitis), merupakan infeksi virus pada hati, sering meluas melalui air atau makanan yang terkontaminasi oleh virus.

3. Diare, dapat ditimbulkan karena adanya iritasi pada selaput dinding kolon oleh bakteri disentri, diet yang jelek, zat-zat beracun, rasa gelisah, atau makanan yang dapat menimbulkan iritasi pada dinding usus.

4. Sembelit yang kronis bila defekasi terlambat, usus besar mengabsorpsi air secara berlebihan dari feses dan menyebabkan feses menjadi kering dan keras. Bila hal ini terjadi, pengeluaran feses menjadi sulit. Menahan buang air besar pada waktu-waktu yang normal dapat menyebabkan sembelit. Semebleit dapat juga disebabkan emosi seperti rasa gelisah, cemas, takut atau stress.

5. Kanker lambung, yaitu gejala-gejala permulaan dari kanker lambung hampir sama dengan gejala-gejala yang disebabkan gangguan lain pada alat pencernaan, antara lain merasa panas, kehilangan nafsu makan, ketidaksanggupan mencerna (salah cerna) berlangsung terus menerus, sedikit rasa muak, rasa gembung dan rasa gelisah sesudah makan, dan kadang-kadang timbul rasa nyeri pada lambung.

6. Radang usus buntu, bila usus buntu (umbai cacing) meradang, membengkak dan terisi oleh nanah. Kondisi ini disebut radang usus buntu atau apendistis.

7. Hemaroid, adalah pembengkakkan vena didaerah anus. Hemaroid cenderung berkembang pada orang-orang yang terlalu lama duduk terus menerus atau pada orang yang menderita sembelit. Hemaroid juga sering terjadi pada wanita hamil dan orang-orang yang terlalu gemuk. Gejala-gejala hemaroid meliputi rasa gatal-gatal, nyeri dan pendarahan.

8. Keracunan makanan, umumnya disebabkan oleh bakteri yang terdapat dalam makanan. Bakteri dalam makanan dapat membahayakan atau menghasilkan racun yang membahayakan tubuh. Geajala-gejala keracunan makanan meliputi muntah-muntah, diare, nyeri (sakit) rongga dada dan perut serta demam.