irvanmumtaza

Archive for Oktober, 2010|Monthly archive page

Kaleidoskop Peringkat Perguruan Tinggi Indonesia Tahun 2010

In 1 on 27 Oktober 2010 at 09:57

SEBANYAK TUJUH perguruan tinggi di Indonesia masuk rangking 200 perguruan top di Asia. Ketujuh peruguan tinggi itu, Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (UNAIR), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip) dan Universitas Padjadjaran (Unpad).

Rektor UI Prof. Dr. Gumilar Rusliwa Sasmita, Sabtu (15/05/2010) mengatakan, berdasarkan hasil lembaga survai internasional yang dikeluarkan tanggal 13 Mei lalu, ada tujuh perguruan tinggi di Indonesia yang masuk 200 top di Asia. Dibandingkan dengan tahun yang lalu, katanya, berarti terjadi penambahan satu perguruan tinggi.

“Pada tahun lalu hanya enam yang masuk 200 perguruan tinggi dari Indonesia. Ada penambahan satu yaitu Unpad Bandung, sekarang masuk menempati rangking 161,” kata Rektor Gumilar kepada “PRLM” di Tasikmalaya.

Penentuan rangking tersebut, kata Gumiar, berdasarkan Asian Peer Review (30 persen), paper per faculty (15 persen), citation per paper (15 persen), student_faculty ratio (20 persen), Asian employer revier (10 persen), Internasional faculty (2,5 persen), internasional student (2,5 persen), inbound and outbound exchange student sebanyak lima persen.

Menurut Gumilar, UI sendiri masuk rangking 50 di Asia ini. Prestasi itu stabil sebagaimana tahun lalu. “UI juga masuk enem besar atau enam perguruan tinggi besar di Asia Tenggara,” katanya.

Perguruan tinggi lainnya, seperti UGM menempati rangking 85, sebelumnya tahun yang lalu berada di rangking 63. Unair meningkat rangkingnya dari semula 130 tahun yang lalu, menjadi 109 tahun 2010 ini. ITB tahun lalu berada di rangking 80, sementara sekarang ada di rangking 113.

Posisi Undip dan IPB sama seperti tahun yang lalu. IPB berada di rangking 119, lalu Undip di posisi 161. Kesempatan itu, ujar Rektor Gumilar, UI akan berusaha untuk terus meningkatkan kualitasnya dalam berbagai bidang, dengan harapan agar bisa menempati rangking yang semakin baik.

Iklan

Profil Institut Pertanian Bogor

In 1 on 19 Oktober 2010 at 09:43

Institut Pertanian Bogor (IPB) berdiri tanggal 1 September 1963. Perguruan tinggi ini merupakan salah satu perguruan tinggi yang berasal dari Universitas Indonesia (UI). Sebagaimana induknya, IPB juga masuk kategori perguruan tinggi menjanjikan berdasarkan Badan Akreditasi Nasional Tahun 2007.

IPB menyelenggarakan pendidikan diploma, sarjana, pascasarjana dan program doktor. Kampus ini juga dikenal sebagai kampus PMDK, karena sebelumnya seleksi calon mahasiswa didominasi mekanisme penelusuran minat dan kemampuan (PMDK).

Fakultas dan program studi yang berada di bawah naungan IPB antara lain Fakultas Pertanian, dengan program studi Agronomi dan Hortikultur, Arsitektur Lansekap, Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, dan Proteksi Tanaman.

Fakultas Kedokteran Hewan, dengan program studi Anatomi, Fisiologi dan Farmakologi, Ilmu Penyuluhan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, serta Klinik, Reproduksi dan Patologi.

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, dengan program studi Budidaya Perairan, Manajemen Sumberdaya Perairan, Teknologi Hasil Perairan, Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, serta Ilmu dan Teknologi Kelautan.

Fakultas Peternakan, dengan program studi Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan serta program studi Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan. Fakultas Kehutanan, dengan program studi Manajemen Hutan, Hasil Hutan, Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, dan program studi Silvikultur.

Fakultas Teknologi Pertanian, dengan pogram studi Teknik Pertanian, Ilmu dan Teknologi Pangan, dan program studi Teknologi Industri Pertanian. Fakultas Matematika dan IPA, dengan program studi Kimia, Geofisika dan Meteorologi, Statistika, Biologi, Matematika, Ilmu Komputer, Fisika, dan Biokimia.

Fakultas Ekonomi dan Manajemen, dengan program studi Ilmu Ekonomi, Manajemen, Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, dan Agribisnis. Fakultas Ekologi Manusia, dengan program studi Gizi Masyarakat, Ilmu Keluarga dan Konsumen, dan program studi Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat.

Beberapa prestasi yang pernah diraih IPB antara lain tercetusnya gagasan atau konsep BIMAS-SSBM pada tahun 1963-1964 dalam bentuk introduksi inovasi pengelolan sarana produksi. Gagasan ini untuk meningkatkan produktivitas usaha tani padi. Gagasan ini selanjutnya dialih-kelola oleh pemerintah yang pada tahun 1966-1967 diwujudkan dalam bentuk panca usaha-tani untuk menyebarluaskan padi IR-5 dan IR-6. Kegiatan ini telah menghantarkan Indonesia kepada swasembada beras, sehingga pada tahun 1986 FAO menyematkan medali penghargaan kepada Presiden Soeharto di Roma Italia.