irvanmumtaza

Archive for Desember, 2010|Monthly archive page

REFLEKSI TAHUN 2010 – TAHUN SURAM BAGI GURU

In 1 on 31 Desember 2010 at 14:02

Tahun 2010 adalah tahun tersuram bagi guru-guru di Indonesia. Setahun kebijakan pemerintah tidak ada yang benar-benar mengarah pada peningkatan kapasitas dan menyentuh guru.

Hal itu diungkapkan guru SMAN 13 Jakarta Utara, Retno Listyarti. “Penyaluran tunjangan profesi guru tahun 2010 adalah yang terburuk sejak ada sertifikasi guru lima tahun silam,” ujarnya kepada Republika, Rabu (29/12).

Retno menegaskan penyaluran tunjangan profesi guru pada semester I dan II kacau. Distribusi tunjangan guru semester I yang seharusnya sudah dibagikan bulan Juli, baru diterima guru bulan Desember. Bahkan, masih ada guru yang belum mendapatkan tunjangan itu.

“Distribusi tunjangan profesi guru semester II lebih kacau lagi, masih banyak yang belum menerima, katanya karena kekurangan anggaran, baru akan dibagikan sisanya setelah revisi APBN tahun depan,” cetus Retno.

Mantan Kepala Sekolah SD Cilangkap 2, Oban Soband, mengungkapkan hal senada. Dia berharap kesejahteraan guru harus lebih merata. “Saya berharap ke depan tidak ada keterlambatan penyaluran tunjangan profesi lagi,” ucapnya.

Selain itu, Oban berharap pemerintah lebih memikirkan peningkatan kapasitas guru dengan mengadakan pelatihan yang lebih inovatif. Terutama pelatihan untuk mengenalkan teknologi kepada guru.

“Sekarang kurikulum sudah berbasis IT, tapi masih banyak guru yang gagap teknologi. Kalah sama muridnya,” cetus Oban.

SD Cisitu I Kota Bandung Raih Special Award

In 1 on 20 Desember 2010 at 07:28

Grup Marching Band Sangkuriang Delapan Tujuh (Sankdatu) dari SD Cisitu I Kota Bandung, meraih “Special Award” pada Kejuaraan internasional “Kualalumpur Marching Band Competition 2010” yang digelar 11-18 Desember 2010 di Kualalumpur Malaysia.

Manajer Sankdatu Siti Retno Yulianti di Bandung, Senin, mengatakan Grup marching band yang terdiri dari 57 siswa dan siswi kelas tiga hingga enam itu tampil memukau di ajang internasional pertamanya itu bersaing dengan peserta lainnya dari Malaysia, Hongkong, Thailand dan Singapura.

“Tim marching band Sankdatu dikirim mewakili Jawa Barat setelah menjuarai Bandung Marching Band Championship 2010 September lalu. Alhamdulillah berhasil meraih penghargaan Special Award di Malaysia,” kata Siti Retno Yulianti.

Sementara itu nama Sankdatu sendiri diambil dari nomor alamat SD Cisitu I yakni Jalan Sangkuriang Nomor 81 sehingga disingkat Sankdatu.

Menurut Siti Retno, keberangkatan tim marching band itu berlaga di negeri jiran sebenarnya tanpa target muluk, namun akhirnya bisa tampil bagus di ajang yang merupakan agenda tahunan itu. “SD Cisitu I hanya turun di kelompok yunior, hasil ini memberikan kepercayaan diri dan motivasi untuk bisa berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” kata kata Siti Retno.

Setelah berada di negeri jiran selama sembilan hari, tim marching band Sankdatu tiba kembali ke Bandung pada Minggu (19/12) malam. Rencananya, tim marching band itu akan disambut dengan upacara meriah di SD Cisitu I Kota Bandung pada Rabu (22/12) lusa.