irvanmumtaza

Tindakan Pencegahan Bahaya Kebakaran Aktivitas Konstruksi

In 1 on 17 Maret 2011 at 03:15

Tindakan pencegahan bahaya kebakaran dari aktivitas konstruksi / proyek:

1. Pencegahan secara administratif terhadap segala aktivitas konstruksi/proyek

Gunakan sistem pre-permit (surat izin kerja) terhadap kontraktor proyek untuk menilai tingkat

Resiko pekerjaan proyek yang akan dilakukan diarea pabrik, sebelum proyek dimulai.

Jika di dalam proyek tersebut ada aktivitas pengelasan/welding, maka harus diawasi oleh

orang dalam (karyawan) selama pengelasan tersebut berlangsung.

Bahan-bahan yang mudah terbakar (karton, cushion (EPS), plastik, kertas, dll) harus dijauhkan

dari area pengelasan/welding kira-kira 11m

2. Pencegahan-Penanggulangan Kebakaran

Lakukan inspeksi/audit terhadap standar perlindungan terhadap kebakaran dan periksa

instalasi/alat-alat pemadam kebakaran yang tersedia di setiap area.

Alarm kebakaran, Sprinkler, Hydrant dan APAR) Pastikan berfungsi dan dapat bekerja

Dengan baik.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

%d blogger menyukai ini: